Rabu, 27 Februari 2013

Cara Mudah Belajar


Cara Mudah Belajar
Saya bukan anak yang pintar atau memiliki kemampuan otak yang hebat. Sebab saya hidup dalam kekurangan ekonomi, yang berakibat asupan gizi untuk otak pun tidak seperti anak – anak lainnya yang berkehidupan lebih baik. Untuk makan 1 x  sehari saja susah. Jadi tak ada alasan kalau saya ini memiliki otak yang cerdas. Tapi dalam kenyataannya saya memiliki kemauan yang kuat untuk keluar dari kehidupan ekonomi yang super sulit pada masa kecil. Sehingga saya selalu memanfaatkan waktu luang untuk belajar.

Sebagai mana anak – anak lainnya, saya pun sangat suka bermain. Saya suka main sepak bola , ataupun keliling kampung dengan jalan kaki. Saya suka main layangan, nonton TV dan lain sebagainya. Bahkan untuk nonton TV dulu, saya harus numpang di tetangga, sebab tidak punya TV di rumah. Teman – teman sekolah saya pernah menertawakan saya karena melihat saya nonton TV di tetangga. Maklum mereka dari ekonomi berada. Tapi masalah otak mereka masih jauh di bawah saya. Semua teman dan guru saya mengakui bahwa saya cerdas. Dan mereka tidak tahu kenapa saya cerdas?

Seperti telah saya ceritakan di atas, saya pun melakukan hal – hal dan kesenangan yang sama seperti anak – anak pada umumnya. Tapi ada 1 hal berbeda yang saya lakukan tiap harinya. Dulu sewaktu kecil saya selalu menyempatkan diri membaca setiap harinya. Saya membaca pelajaran dari sekolah dan menghafalnya. Pernah saya menghafal nama – nama menteri yang jumlahnya ada 34 orang. Kemudian saya tutup buku dan menyebutkan nama – nama menteri dalam waktu 30 detik. Saya menentukan waktu 30 detik harus sudah selesai menyebutkan nama – nama menteri tersebut. Kalau belum tercapai waktu itu, maka saya menghafalnya lagi , kemudian menyebutkannya hingga tercapai dalam 30 detik. Kebiasaan membaca dan menghafal itu selalu saya lakukan setiap hari. Dan perlu anda ketahui bahwa saya hanya melakukannya paling lama hanya 10 menit. Lalu apa yang saya lakukan selanjutnya? Saya keluar rumah , main dengan teman, main catur atau main lainnya.

Dari cerita masa kecil tersebut, maka saya simpulkan :
  1. Membaca. Tak ada cara lain untuk pintar dan pandai, hanya dengan mau membaca. Maka itu sering didengar semboyan gemar membaca. Sebab berdasarkan pengalaman saya, hanya dengan membaca, maka otak kita akan mengalami proses pengembangan.
  2. Menghafal. Memang tak semua pelajaran harus dihafal, tapi bukankan kita ingat nama teman – teman kita, nama orang tua, nama guru – guru kita.Untuk memantapkan kemampuan otak kita menghafal adalah hal yang harus dilakukan. Hal ini memberikan beban pada otak kita untuk belajar mengingat, yang merangsang otak untuk terus berkembang.
  3. Menyebutkan hafalan. Setelah anda hafal, harus menguji seberapa hafal diri anda. Untuk itu sebutkan hafalan dalam batas waktu tertentu. Dengan menetapkan batas waktu yang cepat, kita merangsang otak untuk bekerja lebih cepat lagi.
  4. Lakukan rutin dalam waktu singkat. Tak perlu lama untuk belajar, yang penting rutin setiap hari. Saya hanya belajar, di sela – sela saat pulang ke rumah setelah bermain. Saya menggunakan waktu paling hanya 10 menit sehari. Selebihnya waktu lainnya, saya gunakan untuk bermain dan bersenang seperti anak – anak lainnya.

Ke 4 hal inilah yang menjadi cara saya untuk belajar. Dengan mengalami proses belajar yang mudah dan santai ini, maka perkembangan otak saya pun cepat. Di saat SD dan SMP saya selalu masuk  peringkat 5 besar. Sebab persaingan di SD dan SMP sangat berat. Saat saya STM saya juara 1 dari 1 sekolah, dari kelas 1 sampai kelas 3 STM. Sedangkan di tempat kuliah , teman saya selalu mengancam saya untuk meminta bantuan bila ulangan semester. Mereka mengancam alias memohon contekan dengan imbalan di jajanin dan jadi bos. Jadi saat kuliah saya merasa seperti bos, pulang pergi ada yang antar, dan makan di kampus ada yang traktir. Sebab teman – teman saya butuh contekan dari saya.  Semoga cara saya belajar ini bermanfaat dan berguna , untuk anda terapkan ke anak anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar